Kecemasan AI Mendorong Inisiatif Politik
Kecemasan masyarakat terhadap dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap pekerjaan semakin meningkat. Survei terbaru menunjukkan mayoritas warga Amerika percaya AI lebih banyak merugikan daripada menguntungkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 70 persen responden juga yakin adopsi AI secara luas akan mengurangi jumlah lapangan kerja yang tersedia.
Partai Pekerja Keluarga Hadir dengan Solusi
Menghadapi kekhawatiran ini, Partai Pekerja Keluarga meluncurkan program "Jaminan Keluarga Pekerja" yang bertujuan menciptakan lapangan kerja serikat di sektor infrastruktur hijau dan layanan kesehatan. Program ini didukung oleh lebih dari dua lusin kandidat dan perwakilan Demokrat untuk pemilu tengah tahun.
Berbeda dengan proposal pembagian dividen tunai, program ini fokus pada penempatan pekerja di sektor formal dengan jaminan upah layak. "Perusahaan dan politisi Demokrat yang tidak bertindak telah memindahkan pekerjaan ke luar negeri, menekan upah, dan menghancurkan serikat pekerja demi keuntungan mereka sendiri," kata Julie Gonzales, calon Senat AS dari Colorado.
Dukungan dan Kritik terhadap Program
Program ini juga mencakup jaminan layanan kesehatan dan pengasuhan anak dengan biaya terjangkau. Dana akan diperoleh dengan menaikkan pajak bagi kelompok kaya. Maurice Mitchell, Direktur Politik Nasional Partai Pekerja Keluarga, menyatakan, "Jaminan Keluarga Pekerja adalah hak yang seharusnya diterima pekerja, dan kami datang untuk mengambilnya."
Beberapa tokoh yang mendukung program ini antara lain Pramila Jayapal (D-WA) dan Delia C. Ramirez (D-IL). Kandidat lain seperti Brad Lander (New York), Charles Booker (Kentucky), dan Graham Platner (Maine) juga turut mendukung.
Persaingan dalam Kebijakan AI Demokrat
Peluncuran program ini menjadi bagian dari persaingan internal Partai Demokrat mengenai kebijakan AI. Beberapa lembaga pemikir moderat, seperti Searchlight Institute dan Third Way, menentang pembatasan pembangunan pusat data AI. Searchlight Institute bahkan didukung oleh donor yang terkait dengan Nvidia.
Partai Pekerja Keluarga, yang berhaluan kiri namun berpengaruh, berusaha mendorong kandidat moderat lebih ke kiri. Mereka menemukan dukungan kuat dari pemilih muda yang semakin tidak percaya pada kedua partai besar. Ravi Mangla, Sekretaris Pers Nasional Partai Pekerja Keluarga, mengatakan, "Masyarakat menginginkan pemimpin yang berani, namun kelompok seperti Third Way dan Searchlight Institute justru mendorong kebijakan yang menguntungkan korporasi."
Tantangan dan Harapan
Meskipun program jaminan pekerjaan pernah gagal diterapkan sejak era WPA 1940-an, Partai Pekerja Keluarga optimis dengan dukungan luas terhadap kebijakan ini. Mereka berencana mendanai program melalui pajak yang lebih tinggi bagi kelompok berpenghasilan tinggi.
Dengan semakin meningkatnya kecemasan terhadap AI, program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi dan kecerdasan buatan.