Altman: OpenAI Tidak Mencuri Tujuan Nirlaba
Keterangan pertama Sam Altman di kursi saksi pada Selasa (10/9) semakin mempertajam inti perseteruan hukum Elon Musk melawan OpenAI. Persidangan ini mempertanyakan apakah para pemimpin AI benar-benar dapat dipercaya untuk mendahulukan keselamatan dibandingkan uang, pengaruh, dan kendali.
Musk Tuduh OpenAI dan Microsoft 'Mencuri Kedermawanan'
Altman secara tegas menolak tuduhan utama Musk yang menyebut OpenAI dan Microsoft telah berusaha "mencuri kedermawanan".
"Sulit bagi saya untuk memahami framing semacam itu," ujar Altman. "Struktur nirlaba tidak mungkin mengumpulkan dana sebesar yang kami butuhkan untuk mengembangkan AI yang aman dan canggih. Oleh karena itu, kami beralih ke model bisnis untuk alasan yang sangat praktis."
Musk: Saya Pembela Misi Asli OpenAI
Musk, yang menggugat OpenAI pada 2024, mengklaim dirinya sebagai pembela misi keselamatan OpenAI yang asli. Ia menuduh Altman, OpenAI, Greg Brockman, dan Microsoft telah mengkhianati tujuan nirlaba tersebut.
Dalam kesaksiannya, Altman membantah tuduhan itu dengan mengatakan bahwa Musk justru ingin mengendalikan OpenAI demi keuntungan pribadi. Ia menyebut Musk pernah mendorong untuk memiliki saham pengendali atau bahkan merger dengan Tesla. Altman juga mengungkapkan bahwa Musk ingin kendali tersebut dialihkan kepada anak-anaknya setelah ia meninggal.
Sidang Dimulai dengan Sengit
Persidangan dimulai bulan lalu di pengadilan federal Oakland. Selain Altman dan Musk, sejumlah saksi kunci seperti Greg Brockman, Ilya Sutskever, dan Bret Taylor juga memberikan kesaksian. Para pengacara Musk menggunakan pemeriksaan silang untuk meragukan kredibilitas Altman.
Mereka menunjuk pada kesaksian dari mantan figur OpenAI, termasuk Mira Murati, Ilya Sutskever, dan Helen Toner, serta kritik masa lalu terhadap karier Altman sebagai eksekutif dan investor teknologi.
Altman tetap teguh dengan pernyataannya:
"Saya percaya diri sebagai seorang pebisnis yang jujur dan dapat dipercaya."
Hubungan Bisnis Altman Jadi Sorotan
Pengacara Musk juga menyoroti hubungan bisnis Altman dengan perusahaan tempat ia memiliki saham signifikan, seperti Stripe, Cerebras, dan Helion. Altman bahkan pernah menjadi ketua dewan di Helion hingga baru-baru ini.
Tidak Ada Cerita yang Bersih tentang Tata Kelola AI
Para pengamat menyoroti bahwa tidak ada pihak yang memberikan gambaran jelas dan meyakinkan tentang tata kelola AI yang aman dan bertanggung jawab.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Argumen akhir sidang diperkirakan akan disampaikan pada Kamis (12/9). Hasilnya berpotensi memengaruhi masa depan OpenAI dan arah pengembangan AI di masa depan.