Senator Demokrat Menuntut Jawaban atas Hubungan dengan Tether

Dua senator dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Elizabeth Warren dan Ron Wyden, mengirim surat kepada Menteri Perdagangan Howard Lutnick pada akhir April 2025. Mereka menuntut klarifikasi atas hubungan Lutnick dengan Tether, penerbit stablecoin terbesar di dunia.

Menurut laporan Bloomberg, sebuah trust yang menguntungkan empat anak Lutnick meminjam dana dari Tether pada Oktober 2024. Pinjaman ini terjadi tepat setelah Lutnick menjual saham senilai miliaran dolar di Cantor Fitzgerald, perusahaan jasa keuangan tempatnya pernah menjabat sebagai CEO.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa saham Cantor Fitzgerald dijual kepada beberapa trust yang menguntungkan anak-anak Lutnick. Namun, trust yang meminjam dari Tether diketahui menguasai lebih dari separuh ekuitas Cantor. Pinjaman tersebut dilaporkan dijamin oleh "seluruh aset" yang dimiliki trust.

Pertanyaan Mengenai Konflik Kepentingan

Dalam suratnya, Warren dan Wyden menyoroti potensi konflik kepentingan. Mereka mempertanyakan apakah Tether memberikan pinjaman untuk membantu anak-anak Lutnick membeli saham Cantor Fitzgerald. Selain itu, mereka meminta Lutnick untuk menjelaskan peranannya dalam proses peminjaman dan apakah Tether memiliki pengaruh terhadap kebijakannya sebagai Menteri Perdagangan.

"Jika laporan mengenai pinjaman ini benar, hal tersebut akan menimbulkan pertanyaan serius mengenai hubungan Anda dengan Tether dan pengaruh perusahaan tersebut terhadap keputusan kebijakan Anda," tulis kedua senator dalam surat tertanggal 29 April 2025.

"Kami ingin memastikan bahwa Tether tidak mencoba menyuap atau memengaruhi Anda dengan cara apa pun," tambah mereka.

Lutnick dan Hubungannya dengan Tether

Lutnick memiliki sejarah panjang dengan Tether. Sebagai mantan CEO Cantor Fitzgerald, ia terlibat dalam pengelolaan miliaran dolar obligasi Treasury AS yang menjadi jaminan stablecoin USDT milik Tether. Ia bahkan pernah memuji Tether secara terbuka.

Dalam wawancara televisi di Forum Ekonomi Dunia Davos 2024, Lutnick menyatakan, "Ada perusahaan yang saya sukai bernama Tether. Berdasarkan penilaian kami, mereka memiliki dana sesuai dengan yang mereka klaim."

Setelah diangkat sebagai Menteri Perdagangan pada Februari 2025, Lutnick setuju untuk melepaskan sahamnya di Cantor Fitzgerald. Ia menyelesaikan proses divestasi tersebut pada Oktober 2024.

Tuntutan Klarifikasi dari Senator

Warren dan Wyden meminta Lutnick untuk menjawab sejumlah pertanyaan, antara lain:

  • Apakah pinjaman dari Tether digunakan untuk mendanai divestasi saham Cantor Fitzgerald?
  • Apakah Lutnick terlibat dalam proses pengajuan, negosiasi, atau pencarian pinjaman tersebut?
  • Berapa besar dan syarat pinjaman yang diberikan Tether?
  • Apakah Lutnick memiliki kontak dengan Tether atau eksekutifnya sejak menjabat sebagai Menteri Perdagangan?

Tether dan Kementerian Perdagangan belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan klarifikasi tersebut.

Latar Belakang Politik dan Konflik Kepentingan

Surat ini merupakan bagian dari upaya Partai Demokrat untuk menekan Presiden Donald Trump dan sekutunya terkait hubungan dengan industri kripto. Demokrat berargumen bahwa hubungan tersebut menimbulkan konflik kepentingan dan telah menjadi topik pembahasan dalam setiap sidang mengenai regulasi kripto sejak Trump memulai masa jabatan keduanya.

Sumber: DL News