Venmo resmi mengumumkan desain ulang besar-besaran untuk aplikasi mobile-nya, yang pertama sejak diluncurkan pada 2009. Pembaruan ini bertujuan untuk mengatasi masalah utama dalam pengalaman pengguna (UX) yang selama ini membuat aplikasi terasa rumit, seperti mencari fitur tersembunyi layaknya membuka buku telepon digital.
Sejak awal kemunculannya, Venmo dikenal sebagai inovator dalam dunia keuangan dengan pendekatan jaringan sosial untuk pembagian tagihan dan permintaan pembayaran sewa. Namun, seiring pertumbuhannya, antarmuka aplikasi justru ketinggalan zaman. Pada kuartal pertama 2025, PayPal—perusahaan induk Venmo—melaporkan pertumbuhan pendapatan Venmo sebesar 20% secara tahunan, dengan volume transaksi meningkat 10%. Menurut Alexis Sowa, Wakil Presiden Senior dan General Manager Venmo, aplikasi ini kini memiliki lebih dari 100 juta akun aktif dan 67 juta pengguna aktif bulanan, dengan rata-rata pengguna membuka aplikasi sebanyak 10 kali per bulan.
Perilaku pengguna ini mencerminkan upaya Venmo dalam bertransformasi dari sekadar layanan pinjam-meminjam antar teman menjadi alat keuangan yang lebih komprehensif. Pada 2018, Venmo meluncurkan fitur kartu debit, yang menjadikannya bagian dari dompet digital pengguna. Sejak itu, Venmo terus memperluas kerja samanya dengan berbagai retailer seperti TikTok Shop, Uber, McDonald’s, dan Taco Bell. Baru-baru ini, Venmo juga memperkenalkan program reward untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.
Namun, banyak fitur baru tersebut justru tersembunyi di balik desain aplikasi yang ketinggalan zaman dan tidak terorganisir. Kini, Venmo hadir dengan tampilan baru yang lebih modern dan intuitif, serta memperbaiki salah satu fitur paling menjengkelkan: pencarian username.
Perbaikan UX: Dari yang Rumit Menjadi Intuitif
Selama setahun terakhir, tim Venmo melakukan wawancara mendalam dengan pengguna untuk memahami kebiasaan, fitur favorit, dan hambatan utama dalam menggunakan aplikasi. Temuan terbesar mereka adalah banyaknya pengguna yang tidak mengetahui atau kesulitan menemukan fitur-fitur baru yang telah ditambahkan.
Saat Venmo terus menambahkan fitur-fitur canggih, tim pengembang harus menempatkannya dalam arsitektur informasi yang sudah ada. Akibatnya, fitur-fitur tersebut sering kali tersembunyi di tempat yang tidak terduga. Misalnya, untuk mengirim kartu hadiah, pengguna harus memulai pembayaran terlebih dahulu sebelum dapat mengakses alur kartu hadiah. Sementara untuk membagi pengeluaran dengan grup, pengguna harus keluar dari tab pembayaran dan masuk ke pengaturan profil mereka sendiri. Pengalaman ini membuat penggunaan Venmo terasa kurang intuitif, seolah-olah mencari telur Paskah yang tersembunyi.
Untuk mengatasi masalah ini, tim Venmo memutuskan untuk membangun ulang aplikasi dari dasar, memperbarui setiap bagian utama untuk menampilkan fitur-fitur baru dan menyederhanakan proses pembayaran.
Pembaruan Aplikasi: Apa yang Berubah?
Pembaruan Venmo akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang, dimulai dari halaman utama. Meskipun tampilan halaman utama relatif tidak banyak berubah—pengguna masih dapat melihat transaksi pengguna lain—navigasi kini lebih terstruktur. Salah satu perubahan terbesar adalah penghapusan pencarian username. Fitur ini selama ini menjadi sumber kebingungan karena pengguna sering kali mencari username yang salah atau tidak ditemukan.
Selain itu, Venmo juga menyederhanakan alur pembayaran dan menempatkan fitur-fitur penting seperti kartu hadiah, pembagian tagihan grup, dan program reward di tempat yang lebih mudah diakses. Desain baru ini juga lebih responsif dan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna modern, menjadikan Venmo tidak hanya sebagai aplikasi pembayaran sesekali, tetapi sebagai alat keuangan sehari-hari yang praktis.
Dengan pembaruan ini, Venmo berharap dapat meningkatkan kepuasan pengguna dan mendorong penggunaan yang lebih sering terhadap fitur-fitur barunya. "Kami ingin aplikasi ini tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga menyenangkan," kata Alexis Sowa. "Desain baru ini adalah langkah besar untuk menjadikan Venmo sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan keuangan pengguna."