Game 5 dalam seri imbang NBA Playoffs selalu menjadi laga krusial. Detroit Pistons dan Cleveland Cavaliers menyadari betul tekanan yang dihadapi saat bertemu di laga penentu Rabu (14/5/2026) malam. Atmosfer pertandingan yang sangat ketat di Detroit menghasilkan salah satu pertandingan terbaik dalam seri ini. Akhirnya, Cavaliers keluar sebagai pemenang dengan skor 117-113 melalui perpanjangan waktu, menyamakan kedudukan seri menjadi 2-3 dan membawa mereka satu langkah lagi menuju Final Wilayah Timur.
Namun, momen krusial terjadi di detik-detik akhir pertandingan reguler. Donovan Mitchell dari Cavaliers tengah menguasai bola untuk upaya tembakan terakhir. Ia melakukan drive ke arah ring, tetapi berhasil direbut oleh Ausar Thompson dari Pistons dalam sebuah aksi pertahanan spektakuler. Saat Thompson berlari untuk mengambil bola lepas, ia terjatuh akibat dorongan Jarrett Allen. Pistons saat itu sudah dalam situasi bonus, sehingga Thompson seharusnya mendapatkan lemparan bebas penentu kemenangan jika wasit meniup peluit.
Sayangnya, wasit tidak mengambil keputusan apapun. Akibatnya, pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu dan Cavaliers berhasil memenangkan laga tersebut. Apakah seharusnya wasit meniup peluit untuk pelanggaran tersebut? Simak rekaman momen krusial tersebut:
AUSAR THOMPSON DENGAN BLOK 😮 KITA AKAN MENUJU OT DI DETROIT DI ESPN.
https://t.co/7Ezdb0lgbM— NBA (@NBA) Mei 14, 2026
Wasit benar-benar melihat Jarrett Allen menabrak Ausar Thompson terang-terangan tapi TIDAK MEMERIKSA pelanggaran
https://t.co/mcXlvyM5cV— dj (@dj2heem) Mei 14, 2026
Kekalahan ini membuat para penggemar Pistons heboh di media sosial atas keputusan wasit. Tim juga menganggap keputusan tersebut berdampak besar terhadap hasil akhir. Kepala pelatih Pistons, J.B. Bickerstaff, langsung mengkritik keras keputusan wasit seusai pertandingan.
"Dia melakukan pelanggaran terhadap Ausar. Sangat jelas. Dia menabraknya saat mencoba mengambil bola lepas. Di situasi akhir pertandingan, ini sangat sulit."
J.B. Bickerstaff saat ditanya mengenai momen akhir pertandingan regulerhttps://t.co/WgLfGMh6M5
— Hunter Patterson (@HunterPatterson) Mei 14, 2026
Cade Cunningham, pemain Pistons, juga sepakat bahwa Thompson seharusnya mendapatkan lemparan bebas. "Kita semua melihatnya. Sangat jelas itu pelanggaran. Ausar menguasai bola, berlari ke depan, lalu ditabrak. Itu pelanggaran yang terjadi sepanjang pertandingan. Hanya saja kali ini tidak diputuskan," ujar Cunningham.
Cade Cunningham mengenai momen akhir pertandingan reguler:
"Kita semua melihatnya. Saya pikir sangat jelas itu pelanggaran. (Ausar) menguasai bola, berlari ke depan, lalu ditabrak. Itu pelanggaran yang terjadi sepanjang pertandingan. Hanya saja kali ini tidak diputuskan."
https://t.co/JBPHGV1QOp— Hunter Patterson (@HunterPatterson) Mei 14, 2026
Bahkan komentator netral seperti Brian Windhorst dari ESPN juga menyatakan bahwa itu adalah pelanggaran. Namun, tidak semua pihak sepakat. Beberapa pihak berpendapat bahwa pertandingan playoff tidak seharusnya ditentukan oleh keputusan wasit yang berada jauh dari ring. "Ini adalah contoh dua pemain yang berebut bola lepas. Hanya karena salah satu dari mereka jatuh, bukan berarti itu pelanggaran. Bisa saja itu upaya tipuan oleh Thompson. Ia juga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan tembakan penentu kemenangan. Kurang dari satu detik tersisa di jam pertandingan. Satu-satunya kesempatan untuk memenangkan pertandingan saat itu adalah dengan jatuh dan berharap wasit meniup peluit," jelas analis.