Warsh Menolak Label 'Boneka' dalam Sidang Senat
Kevin Warsh, calon Ketua Federal Reserve yang diusung Presiden Donald Trump, menepis tuduhan sebagai 'boneka' pemerintah dalam sidang Senat pada Selasa (12/11). Warsh menegaskan bahwa pembuat kebijakan moneter harus bertindak demi kepentingan nasional.
"Pembuat kebijakan moneter harus bertindak demi kepentingan nasional. Saya berkomitmen untuk memastikan kebijakan moneter tetap independen," ujar Warsh dalam sidang Komite Perbankan Senat.
Tekanan Trump terhadap Fed dan Investigasi terhadap Powell
Trump telah berulang kali menekan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dan mengkritik Ketua Fed saat ini, Jerome Powell. Departemen Kehakiman bahkan membuka investigasi pidana terhadap Powell terkait dugaan pernyataan palsu mengenai pembengkakan biaya di kantor pusat Fed di Washington, DC.
Powell menyebut investigasi tersebut bersifat politis, sementara Trump membantah telah memerintahkan pembukaan investigasi. Tekanan ini menimbulkan kontroversi terhadap pencalonan Warsh.
"Trump tidak menginginkan Fed yang independen. Bahkan, ia pernah mengatakan, 'Siapa pun yang tidak setuju denganku tidak akan pernah menjadi Ketua Fed.' Ia juga menyebut Anda sebagai 'boneka'-nya," kata Senator Elizabeth Warren, Demokrat senior di Komite Perbankan, mengutip pernyataan Trump.
Senator Republik Menentang Warsh
Tekanan Trump terhadap Fed bahkan memicu perpecahan di kalangan Partai Republik. Senator Thom Tillis dari Carolina Utara menyatakan tidak akan mendukung pencalonan Warsh hingga investigasi terhadap Powell dihentikan.
"Anda memiliki kredensial yang luar biasa. Mari kita hilangkan investigasi ini agar saya dapat mendukung pencalonan Anda," kata Tillis kepada Warsh.
Warsh Menegaskan Independensi Fed
Para senator dari kedua partai menekan Warsh mengenai komitmennya terhadap independensi Fed. Pertanyaan mereka tidak hanya didorong oleh keinginan Trump untuk memiliki Ketua Fed yang lebih mudah diatur, tetapi juga oleh pernyataan Warsh sendiri dalam setahun terakhir yang menyerukan penurunan suku bunga.
Warsh menegaskan bahwa Trump tidak pernah memintanya untuk memutuskan kebijakan suku bunga. Ia juga menyatakan keinginannya untuk mengubah kebijakan moneter dengan lebih fokus pada suku bunga daripada pelonggaran kuantitatif.
"Presiden tidak pernah meminta saya untuk menentukan, berkomitmen, atau memutuskan kebijakan suku bunga dalam pembicaraan apa pun, dan saya tidak akan pernah menyetujuinya," kata Warsh.
Rencana Pengurangan Neraca Fed
Warsh menyatakan keinginannya untuk mengurangi neraca Fed secara dramatis, tetapi memastikan bahwa langkah tersebut dilakukan secara hati-hati untuk menghindari gejolak pasar keuangan.
"Perubahan kebijakan ini harus disengaja, terkoordinasi dengan baik, dan dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan ketidakstabilan di pasar keuangan," ujarnya.
Portofolio Investasi Warsh yang Didominasi Kripto
Pengungkapan keuangan Warsh menunjukkan bahwa ia memiliki portofolio investasi senilai lebih dari $130 juta, dengan lebih dari dua lusin investasi di perusahaan kripto, termasuk platform pinjaman DeFi Compound, platform perdagangan derivatif dYdX dan Lighter, serta empat blockchain: Solana,