Coinbase mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 700 karyawan, atau 14% dari total tenaga kerja, dengan alasan efisiensi akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diumumkan oleh CEO Coinbase, Brian Armstrong, melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter) pada Selasa (23/4/2024).
Dalam surat internal yang dibagikan Armstrong, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menyesuaikan struktur biaya perusahaan agar lebih ramping dan efisien. "Kami saat ini tengah menghadapi pasar yang menurun, sehingga perlu menyesuaikan struktur biaya agar dapat keluar dari periode ini dengan lebih gesit, cepat, dan efisien untuk fase pertumbuhan berikutnya," tulis Armstrong.
Lebih lanjut, Armstrong menekankan bahwa Coinbase tidak hanya akan mengurangi biaya dan jumlah karyawan, tetapi juga mengubah secara fundamental cara perusahaan beroperasi. Salah satu perubahan besar adalah perampingan struktur organisasi menjadi maksimal lima lapisan antara eksekutif dan karyawan tingkat bawah. Dengan memangkas posisi manajer menengah yang dianggap memperlambat proses dan menambah biaya koordinasi, para pemimpin diharapkan dapat mengelola hingga 15 laporan langsung.
Armstrong juga menyebutkan bahwa Coinbase akan fokus merekrut talenta yang mahir dalam AI. Ia bahkan membuka kemungkinan untuk menerapkan tim satu orang, di mana satu individu dapat menangani tugas-tugas yang biasanya dilakukan oleh insinyur, desainer, dan manajer produk.
Keputusan Coinbase ini menjadi bagian dari tren PHK besar-besaran di berbagai perusahaan teknologi yang dikaitkan dengan pengembangan AI. Baru-baru ini, Meta mengumumkan rencana untuk memangkas 10% karyawannya bulan ini. Dalam pertemuan internal, CEO Mark Zuckerberg menyebutkan bahwa pengeluaran untuk AI dan penurunan penjualan akibat perang di Timur Tengah menjadi faktor utama pengurangan tenaga kerja tersebut.
Beberapa perusahaan lain yang juga melakukan PHK serupa antara lain Snap, yang memangkas 16% karyawannya bulan lalu, dan Block, yang mengurangi tenaga kerja dari 10.000 menjadi 6.000 karyawan pada Februari lalu. CEO Block, Jack Dorsey, bahkan berharap AI dapat menggantikan peran manajemen menengah di masa depan.
Mengenai kompensasi bagi karyawan yang terkena dampak, Armstrong menjelaskan bahwa karyawan di Amerika Serikat akan menerima gaji pokok minimal selama 16 minggu, ditambah dua minggu gaji untuk setiap tahun masa kerja. Bagi karyawan dengan visa kerja, Coinbase akan memberikan dukungan transisi tambahan.
Isi Lengkap Surat Brian Armstrong kepada Karyawan Coinbase
Tim,
Hari ini, saya telah mengambil keputusan sulit untuk mengurangi ukuran Coinbase sekitar 14%. Saya ingin menjelaskan mengapa kami mengambil langkah ini sekarang, apa artinya bagi mereka yang terkena dampak, dan bagaimana ini memposisikan kami untuk masa depan.
Mengapa sekarang?
Dua kekuatan besar sedang terjadi bersamaan, dan kami perlu siap menghadapi keduanya. Pertama, pasar. Coinbase memiliki modal yang kuat, memiliki berbagai sumber pendapatan, dan siap menghadapi segala tantangan. Kripto juga tengah menuju gelombang adopsi berikutnya, dengan stablecoin, pasar prediksi, tokenisasi, dan inovasi lainnya yang semakin berkembang. Namun, bisnis kami masih sangat fluktuatif dari kuartal ke kuartal. Meskipun kami telah berhasil melewati siklus ini berkali-kali dan keluar lebih kuat, kami saat ini berada dalam pasar yang menurun. Oleh karena itu, kami perlu menyesuaikan struktur biaya sekarang agar dapat keluar dari periode ini dengan lebih ramping, gesit, dan efisien untuk fase pertumbuhan berikutnya.
Kedua, AI sedang mengubah cara kami bekerja.