Ferrari HC25 hadir sebagai supercar satu-satunya yang dibangun di atas platform F8 Spider yang kini telah dihentikan produksinya. Meski menggunakan dasar yang sama, bodi eksklusif ini menampilkan desain mutakhir yang mencerminkan arah estetika masa depan Maranello.

Proyek ini merupakan komisi terbaru dari program Special Projects Ferrari, yang ditujukan untuk pelanggan tunggal. HC25 tidak hanya mempertahankan mesin V8 twin-turbo non-elektrik berkapasitas 3,9 liter dari F8 Spider, tetapi juga mengadopsi bahasa desain terbaru yang terlihat pada model unggulan seperti Ferrari 12Cilindri dan F80.

Menurut Ferrari, HC25 ‘menginterpretasikan kembali bentuk dan kode estetika’ dari spider bermesin tengah-belakang mereka. Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 147 mm lebih dari F8 Spider produksi massal, lebar 27 mm lebih, dan posisi lebih rendah 23 mm. Proporsi yang lebih baik ini memberikan kesan yang lebih agresif dan dinamis.

Desain Eksterior yang Futuristik

Bagian eksterior HC25 dirancang dengan sentuhan modern. Sebuah pita hitam melintang secara horizontal di sepanjang bodi, dimulai dari tutup mesin hingga membagi mobil menjadi dua bagian, sekaligus menekankan sayap belakang yang terpahat. Bilah aluminium yang muncul dari sisi intake berfungsi ganda sebagai pegangan pintu.

Lampu depan LED agresif pada HC25 memberikan kesan mirip Ferrari SF90, namun dengan sentuhan khas. Lampu-lampu ini dihubungkan oleh gigi LED bergaya Peugeot yang membentuk busur di bumper. Di bagian belakang, lampu belakang quad LED ultra-ramping terintegrasi dengan ventilasi udara, dilengkapi diffuser besar dan dua pipa knalpot ganda.

Warna yang dipilih adalah abu-abu matte Moonlight dengan aksen hitam mengkilap dan kuning pada logo prancing horse serta kaliper rem. Roda khusus berukuran 20 inci dengan lima jari berbahan aluminium dan finishing diamond-cut melengkapi tampilan eksterior yang eksklusif.

Interior yang Familiar

Di dalam kabin, HC25 mempertahankan desain interior F8 Spider dengan sedikit sentuhan kustom. Upholstery dan detail grafis kuning menjadi ciri khas interior ini, menunjukkan bahwa Ferrari tidak melakukan perubahan besar untuk satu pelanggan saja.

Performa Murni V8 Tanpa Elektrifikasi

Secara mekanis, HC25 tetap setia pada platform F8 Spider. Mesin V8 twin-turbo 3,9 liter menghasilkan tenaga 710 hp (530 kW / 720 PS) dan torsi 770 Nm (568 lb-ft), disalurkan ke roda belakang melalui transmisi dual-clutch tujuh percepatan tanpa bantuan baterai. Ferrari mengklaim mobil ini mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam 2,9 detik, 0-200 km/jam dalam 8,2 detik, dan mencapai kecepatan maksimum 340 km/jam.

Peluncuran HC25 dilakukan di Circuit of the Americas, Austin, menandai akhir dari dua tahun kerja sama antara pelanggan anonim dan Centro Stile Ferrari. Meskipun harga tidak diumumkan, biaya untuk proyek semacam ini biasanya sangat tinggi. HC25 menjadi supercar ketiga yang dibangun di atas platform F8, menyusul Ferrari SP49 Unica (2022) dan Ferrari SP-8 (2023).

Sumber: CarScoops