Sebelum Polaris, Can-Am, dan Kawasaki meluncurkan side-by-side dengan tenaga layaknya mobil sport, Honda telah lebih dulu menciptakan Pilot. Bukan SUV Honda yang biasa kita kenal, melainkan sebuah buggy single-seater all-terrain yang menyerupai go-kart dengan performa ekstra. Awalnya, buggy ini hanya bermesin 397cc dua langkah, namun kini salah satu unitnya telah dimodifikasi dengan mesin 800cc dari Skidoo—salah satu merek mesin salju ternama.
Modifikasi ini dilakukan oleh Corey Kruse, pemilik CK Powersports di Lincoln, Nebraska. Bahkan, ini adalah proyek kedua Kruse dengan mesin salju di Pilot. Proyek pertamanya menggunakan mesin 670cc dan berhasil menarik perhatian komedian sekaligus penggemar otomotif, Dax Shepard. Setelah melihat performa mesin tersebut, Shepard langsung meminta Kruse untuk membangunkan unit serupa untuknya.
Proses pembuatan dimulai sekitar Oktober 2025 dan rampung dalam waktu tujuh bulan, terutama karena keterlambatan pengiriman suku cadang. Pasalnya, modifikasi mesin salju pada Pilot Honda termasuk langka dan tidak banyak bengkel yang menyediakan suku cadang siap pakai. Kruse akhirnya mendapatkan Pilot dengan mesin 800cc yang sudah terpasang, namun dalam kondisi asal-asalan.
“Mesinnya dipasangi knalpot salju yang dilas asal, lalu diujungnya ada Flowmaster yang dilas begitu saja,” ujar Kruse. Ia kemudian melakukan perbaikan menyeluruh, termasuk mengganti tangki bahan bakar, radiator, dan sistem pembuangan. Dengan bantuan kit dari Farr Off-Road, semua komponen akhirnya terpasang dengan rapi.
Meskipun mesin barunya berkapasitas dua kali lipat dari mesin asli, bobotnya hanya bertambah sekitar 20 pon (9 kg). Ditambah tangki bahan bakar dan radiator yang lebih besar, Kruse memperkirakan bobot total buggy ini sekitar 700 pon (317 kg). Angka yang sangat ringan untuk mesin bertenaga 140 HP. Sebagai perbandingan, mesin asli Pilot hanya menghasilkan sekitar 40 HP.
Peningkatan tenaga hingga 100 HP ini membuat buggy ini sangat lincah. Kruse juga melakukan upgrade pada sistem suspensi dan komponen lainnya untuk menahan beban tenaga ekstra. Hasilnya, buggy ini mampu melakukan burnout, drifting, dan wheelie dengan mudah, sebagaimana terlihat dalam video yang diunggah Kruse di YouTube dan Instagram.
“Saya baru saja mengunggah video kompilasi saat hujan turun. Saya bahkan bisa drifting di area parkir bengkel, dan ada video lain saat buggy ini melakukan wheelie di jalanan,” kata Kruse. Ia juga menambahkan bahwa modifikasi ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan bukti bahwa mesin salju dapat dioptimalkan untuk keperluan off-road yang ekstrem.