Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) baru-baru ini memberikan izin pemasaran sistem pengiriman nikotin elektronik (ENDS) produksi Glas, perusahaan asal Los Angeles yang mengembangkan perangkat dengan teknologi verifikasi usia. Produk yang disetujui meliputi Classic Menthol, Fresh Menthol, Gold, dan Sapphire.

Keputusan ini menjadi sorotan karena FDA sebelumnya cenderung menolak produk vaping dengan rasa selain tembakau dan mentol, dengan alasan untuk mencegah daya tarik terhadap remaja. Namun, izin tersebut dianggap terlalu jauh oleh Komisaris FDA, Marty Makary, yang akhirnya mengundurkan diri pada Selasa (10/9).

Makary dikenal memiliki pandangan keras terhadap vaping rasa, meski data menunjukkan tren penurunan penggunaan di kalangan remaja. Pada 2024, hanya 7,8% siswa SMA yang melaporkan penggunaan e-cigarette dalam 30 hari terakhir, menurun dari 10% pada 2023 dan jauh lebih rendah dibandingkan puncak 27,5% pada 2019. Tren ini tidak diakui Makary dalam kesaksiannya di hadapan subkomite Senat pada Mei 2025.

Dalam pernyataan yang ia unggah di akun X resminya, Makary mengklaim bahwa setengah siswa di beberapa sekolah menengah di Amerika telah kecanduan produk vaping. Klaim ini tidak didukung data resmi. Berdasarkan survei National Youth Tobacco Survey (NYTS) 2024, hanya 7,8% siswa SMA yang menggunakan e-cigarette dalam sebulan terakhir, jauh dari klaim Makary yang menyebutkan 50%.

Makary juga menyatakan bahwa banyak remaja yang sadar akan kecanduan mereka namun tidak mampu berhenti. Namun, ia tidak menyebutkan penurunan signifikan dalam penggunaan vaping di kalangan remaja selama beberapa tahun terakhir.

Keputusan FDA untuk menyetujui produk Glas didukung oleh teknologi verifikasi usia yang ketat. FDA menyatakan bahwa teknologi akses perangkat Glas, dikombinasikan dengan pembatasan pemasaran yang diwajibkan, diperkirakan dapat secara efektif mencegah penggunaan oleh remaja. Pengguna diharuskan untuk memverifikasi usia mereka sebelum menggunakan produk.

Keputusan ini juga sejalan dengan janji Presiden Donald Trump pada masa kampanye 2024 yang menyatakan akan menyelamatkan industri vaping rasa. Namun, Makary diketahui tidak sejalan dengan agenda tersebut sejak awal. Ia lebih fokus pada upaya pencegahan penggunaan oleh remaja, meski data menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

Sumber: Reason