PEORIA, ARIZONA — Shotaro Morii, prospek muda berusia 18 tahun, memulai debutnya di liga minor Single-A bersama Stockton Ports dengan peran yang belum pernah dilakukan sebelumnya: pemain lapangan, pemukul, dan pitcher. Pada Rabu malam, Morii akan memulai perjalanan ambisiusnya di liga minor Amerika Serikat setelah menandatangani kontrak dengan Oakland Athletics pada Januari 2025.

Morii menjadi sorotan karena berencana untuk tampil sebagai pemain tiga arah. Setiap minggu, ia akan bermain tiga hingga empat kali sebagai hitter, baik sebagai designated hitter maupun penjaga base kedua. Sementara itu, setiap Kamis, Morii akan memulai debutnya sebagai pitcher dengan satu inning kerja, yang perlahan akan ditingkatkan menjadi tiga inning per penampilan.

Ed Sprague, direktur pengembangan pemain Athletics, mengakui tantangan besar yang dihadapi Morii. "Ia mencoba melakukan sesuatu yang sangat sulit," ujar Sprague. "Permainan ofensifnya sudah lebih maju dibandingkan pitching, tetapi ia memiliki lengan yang kuat dan berkomitmen untuk melakukannya. Ia bahkan bisa tetap bermain sebagai shortstop jika hanya fokus pada satu sisi permainan, tetapi kami sepakat bahwa bermain di base kedua akan mengurangi beban kerjanya."

Morii menandatangani kontrak dengan Athletics dengan bonus terbesar yang pernah diterima pemain amatir Jepang di luar Nippon Professional Baseball, yaitu lebih dari $1,5 juta. Langkah ini menegaskan ekspektasi tinggi terhadap talenta muda tersebut.

Pada musim lalu, Morii bermain di Arizona Complex League (ACL) tingkat pemula dan mencatatkan performa dengan slash line .258/.399/.384, termasuk tiga home run dalam 43 pertandingan. Tahun ini, dalam empat pertandingan awal di ACL, Morii menunjukkan peningkatan signifikan dengan slash line .308/.385/.742. Ia juga mencatatkan satu penampilan sebagai pitcher, menghadapi empat pemukul, mencatat dua strikeout, dan hanya membiarkan satu hit.

Morii juga dikenal memiliki kontrol pemukul yang solid, kecepatan ayunan di atas rata-rata, dan disiplin plate yang mumpuni. Dalam video yang beredar, terlihat bagaimana Morii mampu mengontrol ayunan dengan cepat dan menghasilkan pukulan yang efektif.

Sprague menambahkan, "Ia sempat mengalami cedera ringan di awal karier, jadi kami akan melangkah perlahan saat ia mulai bermain sebagai pitcher dan penjaga base di level profesional. Kami sangat antusias melihatnya memulai debut di afiliasi dan berkembang."

Rencana Athletics untuk Morii meliputi istirahat setiap Jumat dan sesi bullpen setiap Sabtu untuk memastikan perkembangannya berjalan optimal. Jika berhasil, Morii berpotensi menjadi pemain tiga arah pertama di MLB sejak Shohei Ohtani, yang saat ini menjadi bintang dua arah di Los Angeles Dodgers.

Sumber: SB Nation