Washington Wizards akhirnya meraih momen langka setelah memenangkan undian NBA Draft Lottery 2026 dan mendapatkan pilihan pertama dalam draft pemain profesional yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni mendatang. Dengan pilihan ini, mereka berhak memilih salah satu dari pemain muda terbaik di kelas draft tahun ini, yang dianggap sebagai salah satu kelas terkuat dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, pilihan pertama ini tidak serta-merta menjadi solusi instan bagi Wizards. Michael Winger, Presiden Monumental Basketball yang mengelola tim, mengungkapkan bahwa front office mereka tidak memandang momen ini sebagai 'penyelamat'. Ia bahkan menyatakan bahwa tim akan mempertimbangkan untuk memperdagangkan pilihan tersebut, yang berpotensi mendatangkan pemain berpengalaman atau beberapa pilihan draft masa depan.

Kesuksesan dalam undian ini tidak lepas dari performa buruk Wizards dalam beberapa musim terakhir. Pada musim reguler 2025-2026, tim ini hanya memenangkan 20% dari seluruh pertandingan, menorehkan rekor buruk dengan tiga musim berturut-turut di bawah 20 kemenangan. Statistik mencatat, Washington menjadi salah satu tim dengan catatan terburuk dalam sejarah NBA: mereka mencetak kurang dari 9.500 poin sementara lawan mencetak lebih dari 10.000 poin. Selisih minus 982 poin yang mereka catatkan musim ini menjadi yang keempat terburuk sepanjang sejarah liga.

Performa buruk Wizards juga terlihat dari rentetan kekalahan panjang yang mereka alami. Pada musim ini, tim mencatatkan empat kali kekalahan beruntun dengan durasi 9, 10, 14, dan bahkan 16 pertandingan. Di sisi lain, kemenangan hanya terjadi dalam dua pertandingan berturut-turut sebanyak empat kali. Meskipun sempat menunjukkan secercah harapan dengan lima kemenangan dalam tujuh pertandingan pada akhir Desember hingga awal Januari, harapan itu pupus setelah tim melakukan transaksi yang justru memperburuk keadaan.

Pada 7 Januari, Wizards menukar pemain veteran C.J. McCollum dan Corey Kispert ke Atlanta Hawks untuk mendapatkan Trae Young. Namun, transaksi ini justru menimbulkan kontroversi karena kontrak Young yang besar, reputasi profesionalnya yang kurang stabil, serta kebutuhan tim yang sebenarnya tidak mendesak. Dampaknya, Wizards mengalami sembilan kekalahan beruntun setelah transaksi tersebut. Upaya untuk sengaja kalah dengan merombak skuad secara ekstrem akhirnya terwujud: mereka kalah dalam 26 dari 27 pertandingan terakhir musim ini. Meskipun demikian, posisi akhir mereka di klasemen hanya terpaut dua pertandingan dari tim terburuk kedua dan lima pertandingan dari tim terburuk kelima.

Kini, dengan pilihan pertama di draft, Wizards memiliki kesempatan untuk membangun kembali tim dari dasar. Namun, tantangan besar tetap ada: apakah mereka akan memanfaatkan momen ini untuk memilih pemain muda berbakat atau justru memperdagangkannya demi pemain berpengalaman? Satu hal yang pasti, perjalanan menuju kebangkitan tidak akan mudah bagi Washington Wizards.

Sumber: Defector