Hakim Nina Wang dari Pengadilan Distrik Colorado (D. Colo.) pada Kamis (12/9) menjatuhkan sanksi sebesar $5.000 kepada pengacara dan perusahaan Frankspeech dalam kasus pencemaran nama baik Coomer v. Lindell. Kasus ini melibatkan tuduhan bahwa Eric Coomer, mantan karyawan Dominion Voting Systems, memanipulasi hasil pemilu 2020.
Hakim Wang menemukan bahwa pengacara pembela, termasuk Michael Kachouroff dan Jennifer DeMaster, melakukan kesalahan sitasi berulang dalam dokumen hukum. Kesalahan ini meliputi penggunaan AI untuk menyusun draf tanggapan hukum tanpa verifikasi yang memadai.
Sanksi Pertama: $3.000 untuk Kesalahan Sitasi Awal
Sebelum persidangan, penggugat Eric Coomer mengajukan motion in limine. Tim pembela kemudian menyerahkan tanggapan yang berisi hampir 30 sitasi yang tidak valid. Saat ditanyai hakim dalam sidang persiapan, Kachouroff mengakui menggunakan AI untuk menyusun draf tersebut. Ia juga menyatakan mendelegasikan pemeriksaan sitasi kepada rekan pengacaranya, DeMaster.
Hakim Wang memutuskan untuk menjatuhkan sanksi $3.000 kepada Kachouroff dan kantornya, serta $3.000 kepada DeMaster. Sanksi ini dianggap sebagai hukuman teringan yang cukup untuk mencegah kesalahan serupa di masa depan. Hakim tidak memperluas sanksi kepada perusahaan Frankspeech.
Sanksi Kedua: $2.000 karena Kesalahan Sitasi Pasca-Persidangan
Setelah persidangan, penggugat mengajukan permohonan untuk meningkatkan ganti rugi hukuman terhadap Frankspeech. Dalam tanggapannya, pembela mengutip putusan Capital Solutions, LLC v. Konica Minolta Business Solutions USA, Inc. untuk mendukung argumen bahwa putusan juri mengenai jumlah ganti rugi bersifat final. Namun, hakim menemukan dua kesalahan fatal dalam sitasi tersebut.
Pertama, Capital Solutions merupakan putusan pengadilan distrik, bukan putusan Tenth Circuit seperti yang diklaim pembela. Kedua, putusan tersebut tidak mendukung klaim bahwa putusan juri mengenai ganti rugi bersifat final menurut Amendemen Ketujuh.
Hakim Wang menyatakan bahwa kesalahan ini seharusnya dapat dideteksi melalui pemeriksaan yang wajar. Mengingat pembela telah dikenakan sanksi sebelumnya karena jenis kesalahan serupa, hakim memerintahkan Kachouroff, DeMaster, dan Frankspeech untuk menunjukkan alasan mengapa mereka tidak boleh dikenakan sanksi lagi berdasarkan Rule 11.
Pengakuan dan Argumen Pembela
Kachouroff mengakui melakukan kesalahan dalam mendeskripsikan putusan Capital Solutions dan salah menyebutnya sebagai putusan Tenth Circuit. Ia menyatakan tidak mengetahui penyebab kesalahan tersebut tetapi mengklaim bahwa diskusi dalam putusan tersebut relevan dengan kasus ini. Ia juga menyatakan telah memeriksa sitasi menggunakan Westlaw dan tidak menggunakan AI selain untuk riset hukum. Pembela berargumen bahwa kesalahan tersebut bersifat minor dan prinsip hukumnya tetap berlaku.
Meskipun pembela mengakui kesalahan, hakim tetap mempertimbangkan sanksi sebagai tindakan disipliner untuk mencegah pelanggaran berulang. Putusan ini menekankan pentingnya akurasi dan verifikasi dalam dokumen hukum, terutama dalam kasus dengan implikasi besar seperti pencemaran nama baik terkait pemilu.