Produk investasi kripto mencatat arus masuk dana sebesar $1,2 miliar dalam seminggu terakhir. Angka ini menutup tiga minggu berturut-turut dengan arus masuk di atas $1 miliar dan menandai minggu positif keempat secara keseluruhan.
Berdasarkan data CoinShares, Bitcoin menyumbang $933 juta dari total tersebut, Ethereum menambah $192 juta, dan permintaan regional di Amerika Serikat mencapai $1,1 miliar. Total aset kelolaan kini meningkat menjadi $155 miliar, level tertinggi sejak 1 Februari, meskipun masih di bawah puncak Oktober 2024 yang mencapai $263 miliar.
Pemicu Kenaikan Permintaan Institusional
CoinShares menyebutkan bahwa tren tiga minggu ini didorong oleh meningkatnya permintaan institusional. Namun, keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28-29 April menjadi catatan hati-hati bagi investor.
Dalam periode 13-27 April, produk investasi kripto mencatat arus masuk mingguan sebesar $1,1 miliar, $1,4 miliar, dan $1,2 miliar, membawa total aset kelolaan ke angka $155 miliar.
Dukungan dari Berbagai Sektor
Data arus masuk ini didukung oleh sinyal dari berbagai saluran lain, menunjukkan bahwa tren ini bukan sekadar anomali. Di pasar derivatif terregulasi, CME melaporkan kenaikan volume harian rata-rata kontrak kripto dari 191.000 menjadi 310.000 kontrak secara tahunan pada kuartal pertama. Minat terbuka harian rata-rata juga meningkat menjadi 313.900 kontrak, naik 25% dari kuartal pertama 2025. Minat terbuka yang tinggi ini menunjukkan bahwa modal tetap berada di pasar, menandakan posisi jangka panjang investor.
Laporan CoinShares juga mencatat bahwa ETF ekuitas blockchain telah menarik dana sebesar $617 juta dalam tiga minggu terakhir. Hal ini memperkuat pandangan bahwa institusi tidak hanya membeli aset kripto secara langsung, tetapi juga berinvestasi pada infrastruktur terkait.
Aset Korporasi dan Strategi Global
Akumulasi aset korporasi juga terus berlanjut. Laporan SEC Strategy pada 27 April menunjukkan pembelian 3.273 BTC selama periode 20-26 April, membawa total kepemilikan perusahaan tersebut menjadi 818.334 BTC dengan biaya agregat $61,8 miliar, berdasarkan data Bitcoin Treasuries.
Di sisi lain, Bitfire yang terdaftar di Hong Kong menargetkan lebih dari 10.000 BTC untuk strategi Alpha BTC terregulasi dalam setahun. Sementara itu, Avenir memiliki $908 juta dalam ETF Bitcoin BlackRock (IBIT) pada akhir 2025.
Penyebaran geografis yang melibatkan aset korporasi AS, manajemen aset Asia terregulasi, dan produk investasi global menunjukkan bahwa pemulihan permintaan memiliki landasan struktural yang kuat. Hal ini tidak hanya didukung oleh satu laporan arus masuk mingguan.
Pasar Stablecoin yang Menguat
Menurut DefiLlama, kapitalisasi pasar stablecoin kini mencapai sekitar $320,7 miliar, naik 1,73% dalam 30 hari terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur untuk menyalurkan modal ke Bitcoin semakin berkembang.
Tantangan di Depan
Meskipun demikian, struktur pasar masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Laporan Glassnode pada 22 April menunjukkan bahwa Bitcoin kembali berada di atas True Market Mean pada level $78.100. Namun, basis biaya pemegang jangka pendek saat ini berada pada $80.100, yang berfungsi sebagai resistensi utama.
Arus masuk ETF juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang moderat, sementara permintaan spot mulai menunjukkan pemulihan dini. Glassnode juga melaporkan bahwa realisasi keuntungan pemegang jangka pendek telah melonjak menjadi $4,4 juta per jam, hampir tiga kali lipat dari ambang batas $1,5 juta yang menandai puncak lokal sebelumnya tahun ini.
Pada tingkat tersebut, pembeli baru cenderung mengambil untung dengan cepat, sebuah pola yang secara historis sulit diserap pasar tanpa jeda atau penurunan harga. Laporan Glassnode juga mencatat bahwa Cumulative Volume Delta (CVD) Binance mendorong sebagian besar pembelian baru-baru ini, sementara Coinbase