Roche Siap Ajukan Obat Fenebrutinib ke Regulator

Perusahaan farmasi asal Swiss, Roche, pada Selasa (11/6) mengumumkan data terbaru dari obat eksperimentalnya untuk penyakit multiple sclerosis (MS). Langkah ini menandai persiapan Roche untuk mengajukan izin penggunaan obat bernama fenebrutinib kepada badan regulator.

Menurut Roche, obat ini berpotensi mengurangi tingkat kekambuhan dan memperlambat kecacatan progresif yang disebabkan oleh MS. Namun, tantangan terbesar adalah apakah obat ini dapat memperoleh persetujuan dari regulator.

Uji Coba Tahap Akhir Menunjukkan Efektivitas

Roche telah menyelesaikan tiga uji coba tahap akhir yang menunjukkan efektivitas fenebrutinib. Meski demikian, para analis menyoroti adanya potensi risiko kerusakan hati yang terdeteksi dalam penelitian. Masalah serupa pernah menyebabkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menolak izin obat MS milik Sanofi beberapa waktu lalu.

Dua Kematian Terkait Obat Tercatat

Dalam data yang dirilis pada Selasa, peneliti juga mengungkapkan bahwa terdapat dua kematian yang terkait dengan penggunaan fenebrutinib. Temuan ini menambah kekhawatiran mengenai keamanan obat tersebut.

Tantangan Regulasi dan Keamanan

Meskipun uji coba menunjukkan hasil yang menjanjikan, pertanyaan mengenai keamanan obat tetap menjadi isu utama. Risiko kerusakan hati dan kematian yang terkait dengan fenebrutinib menjadi perhatian serius bagi regulator. Roche kini harus meyakinkan badan pengawas bahwa manfaat obat lebih besar daripada risikonya.

Langkah Selanjutnya

Roche berencana untuk segera mengajukan izin penggunaan fenebrutinib kepada regulator. Keputusan akhir mengenai persetujuan obat ini akan sangat bergantung pada evaluasi menyeluruh terhadap data keamanan dan efektivitas yang telah disampaikan.

Sumber: STAT News