Smokey Bones Resmi Tutup Total

Smokey Bones Bar & Fire Grill, rantai restoran BBQ populer yang telah beroperasi selama hampir 30 tahun, secara mendadak menutup semua gerai yang tersisa. Penutupan ini menandai masa suram bagi merek BBQ tersebut, yang terjadi hanya beberapa bulan setelah perusahaan induknya, FAT Brands, dan pemilik langsungnya, Twin Hospitality Group, mengajukan kebangkrutan Chapter 11.

Apa yang Terjadi?

Sejumlah media lokal di berbagai wilayah melaporkan bahwa gerai Smokey Bones di daerah mereka ditutup secara permanen pada 28 April. Laporan tersebut berasal dari WANE 15 (Indiana), TribLive (Pennsylvania), dan 10 WJAR (Rhode Island).

Banyak pelanggan dan karyawan yang mendapati gerai dalam keadaan terkunci dengan pemberitahuan penutupan di pintu. Salah satu pemberitahuan yang dipublikasikan WANE 15 berbunyi: "Kami dengan berat hati mengumumkan bahwa gerai ini telah ditutup secara permanen sejak Selasa, 28 April. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan setia atas dukungan selama bertahun-tahun."

Berdasarkan tinjauan Fast Company terhadap alat pencari gerai di situs Smokey Bones, semua lokasi yang terdaftar kini menampilkan jam operasional sebagai "closed" untuk setiap hari. Pencari gerai tersebut mencakup restoran di 15 negara bagian, meskipun belum diketahui apakah semua penutupan bersifat permanen.

Tidak Ada Pernyataan Resmi dari Perusahaan

Selain perubahan jam operasional di situs web dan pemberitahuan di pintu gerai, tidak ada pernyataan resmi dari Smokey Bones, Twin Hospitality Group, maupun FAT Brands mengenai penutupan ini. Fast Company telah mencoba menghubungi FAT Brands untuk klarifikasi, namun belum menerima tanggapan.

Kebangkrutan Chapter 11 sebagai Pemicu Utama

Meskipun penutupan mendadak ini mengejutkan bagi banyak pelanggan, bagi pihak yang mengikuti perkembangan keuangan Smokey Bones, hal ini sebenarnya sudah dapat diduga. Smokey Bones dimiliki langsung oleh Twin Hospitality Group, yang merupakan anak perusahaan FAT Brands. Perusahaan induk ini juga memiliki merek-merek terkenal seperti Fatburger, Great American Cookies, dan Round Table Pizza.

Pada Januari 2024, FAT Brands mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 dengan alasan untuk "memperkuat struktur modal guna mendukung konsep bisnis dan memastikan kelangsungan operasional di sektor masing-masing."

Twin Hospitality Group, sebagai pemilik langsung Smokey Bones, juga mengajukan kebangkrutan Chapter 11 pada waktu yang sama. Pada saat itu, FAT Brands mengumumkan penutupan lebih dari selusin gerai yang tidak berkinerja baik, namun menyatakan bahwa gerai lainnya akan tetap beroperasi seperti biasa. Kini, tampaknya rencana tersebut telah berubah, setidaknya untuk Smokey Bones.

Rencana Penjualan Aset dan Dampaknya

Pada Maret 2024, Nation’s Restaurant News melaporkan bahwa FAT Brands sedang mempersiapkan penjualan sebagian atau seluruh asetnya. Baru-baru ini, dalam pengajuan pengadilan, terungkap bahwa FAT Brands telah menemukan calon pembeli yang tertarik. Namun, nama pembeli tersebut belum diumumkan secara resmi.

Daftar Negara Bagian dengan Gerai Smokey Bones yang Ditutup

  • Alabama
  • Arizona
  • Florida
  • Georgia
  • Illinois
  • Indiana
  • Kansas
  • Kentucky
  • Missouri
  • Ohio
  • Oklahoma
  • Pennsylvania
  • Rhode Island
  • Tennessee
  • Texas

Masa Depan Smokey Bones yang Tidak Pasti

Meskipun FAT Brands telah menemukan calon pembeli, nasib Smokey Bones masih belum jelas. Apakah merek ini akan dilanjutkan di bawah kepemilikan baru atau benar-benar ditutup permanen? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Bagi para penggemar BBQ, penutupan ini menjadi pengingat betapa sulitnya industri restoran di tengah tantangan ekonomi saat ini.

"Kami berharap para pelanggan setia yang telah mendukung kami selama ini tetap dapat menikmati cita rasa BBQ yang kami tawarkan di masa depan, meskipun dalam format yang berbeda." — Pernyataan tidak resmi dari pihak internal Smokey Bones