Match Group, perusahaan induk dari aplikasi populer seperti Tinder dan Hinge, tengah menambah portofolio bisnisnya dengan langkah strategis. Pada Senin (10/6), Match Group mengumumkan investasi senilai $100 juta di Sniffies, sebuah platform cruising berbasis peta yang ditujukan khusus untuk pria queer.
Menurut pernyataan resmi, Sniffies akan tetap dikelola oleh pendiri dan CEO-nya, Blake Gallagher. "Dari percakapan pertama dengan tim Match Group, kami tahu mereka memahami apa yang membuat Sniffies berbeda. Kemitraan ini tentang mendukung hal tersebut, bukan mengubahnya," ujar Gallagher dalam pernyataan di akun Instagram Sniffies. Namun, pernyataan ini menuai skeptisisme dari pengikut platform tersebut.
Sniffies sendiri diluncurkan pada 2018 dan kini memiliki tiga juta pengguna aktif bulanan melalui platform berbasis web. Investasi ini tidak hanya bersifat minoritas, tetapi juga menyertakan opsi bagi Match Group untuk mengakuisisi Sniffies sepenuhnya di masa depan.
Selain investasi di Sniffies, Match Group juga mengumumkan penghentian platform Archer, yang ditujukan untuk pria queer dan diluncurkan pada 2023. Strategi Match Group terhadap Sniffies mirip dengan langkah mereka terhadap Hinge pada 2017, yang kemudian diakuisisi pada 2018. Di bawah Match Group, Hinge berkembang menjadi salah satu aset terpenting dalam portofolio mereka.
Sniffies: Platform Cruising Tanpa Aplikasi Tradisional
Berbeda dengan Hinge, Sniffies berhasil berkembang hingga 20 juta pesan dikirim setiap hari tanpa mengandalkan aplikasi mobile tradisional. Pengguna dapat mengakses platform ini melalui browser web, yang menampilkan peta lokasi pengguna lain di sekitarnya. Meskipun pengguna dapat mendaftar dengan alamat email untuk menyimpan riwayat pesan dan foto, mereka juga dapat bergabung hanya dengan memasukkan tanggal lahir.
Pada Maret 2025, Sniffies meluncurkan aplikasi iOS bekerja sama dengan Apple. Namun, fitur login anonim di dalam aplikasi dihapus hanya dalam dua bulan karena, menurut Sniffies, adanya "batasan konten yang sedang berlangsung".
Match Group Fokus pada Pengguna LGBTQ
Investasi Match Group di Sniffies mengikuti akuisisi Her pada tahun lalu, sebuah aplikasi yang ditujukan untuk wanita yang tertarik pada wanita. Langkah ini menunjukkan fokus Match Group untuk menarik pengguna LGBTQ, terutama saat perusahaan seperti Grindr menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di kalangan demografi tersebut.
Grindr tetap menjadi pemimpin dalam aplikasi kencan yang berfokus pada LGBTQ, dengan 15 juta pengguna bulanan rata-rata pada 2025 (naik 5% dari tahun sebelumnya) dan 1,26 juta pengguna berbayar rata-rata (naik 17% dari 2024). Pertumbuhan ini mendorong pendapatan tahunan Grindr naik sebesar 26%, mencapai $366 juta.
Sementara Grindr berupaya mengubah citra dirinya dari sekadar aplikasi kencan instan menjadi platform yang lebih luas—seperti menawarkan layanan telemedis untuk disfungsi ereksi dan obat penurun berat badan, serta bermitra dengan Madonna untuk promosi album—Sniffies tetap teguh pada tujuan awalnya.
Sniffies Tetap Menjaga Identitasnya
"Sniffies akan selalu menjadi platform cruising yang tak perlu malu dengan identitasnya," tulis Gallagher dalam pernyataan Instagram. Ia menambahkan bahwa dana dari Match Group akan digunakan untuk meningkatkan platform, mengatasi akun spam, dan memperluas basis pengguna. Namun, banyak pengguna yang khawatir bahwa investasi dan kemungkinan akuisisi ini akan mengubah esensi dari aplikasi tersebut.
"Sangat prihatin dengan kemungkinan aplikasi ini diubah untuk menarik investor," tulis salah satu pengguna dalam komentar.
Pengguna lain menyoroti masalah privasi, dengan menyebutkan catatan Match Group dalam menangani data pengguna. Kekhawatiran ini semakin meningkat setelah penghapusan fitur login anonim di aplikasi iOS Sniffies.