Setelah hampir dua tahun sejak diluncurkan sebagai penerus Chiron, Bugatti Tourbillon kini menjalani pengujian musim dingin di Eropa Utara. Melihat hypercar melewati lintasan bersalju bukanlah pemandangan biasa, namun pengujian ini memiliki tujuan penting.

Meskipun hanya sedikit pemilik Tourbillon yang akan mengendarainya di salju, pengujian di Colmis Proving Ground, Arjeplog, Swedia, menjadi tempat ideal untuk mengevaluasi kinerja mobil dalam kondisi ekstrem dan menyempurnakan dinamika penanganannya di berbagai permukaan.

Selama empat minggu, tim Bugatti menguji dua unit Tourbillon dengan suhu mencapai -30°C. Fokus utama adalah mengembangkan sistem pengereman, memastikan rem gesek konvensional bekerja selaras dengan sistem pengereman regeneratif melalui sistem brake-by-wire yang kompleks.

Menguji Sistem Pengereman dan Stabilitas di Salju

Pengujian juga mencakup kalibrasi sistem ABS dan ESC di berbagai permukaan seperti es licin, salju padat, lumpur, dan aspal. Tantangannya adalah ketika mobil berpindah dari aspal kering ke permukaan licin dalam hitungan detik. Sistem harus segera menyesuaikan traksi untuk menjaga stabilitas.

Selain itu, Bugatti memanfaatkan pengujian ini untuk menyempurnakan tiga mode berkendara Tourbillon: Comfort, Sport, dan Track. Pada mode Sport, mobil memiliki keseimbangan netral, sedangkan mode Track memindahkan lebih banyak torsi ke roda belakang, memungkinkan drift presisi dengan kontrol throttle yang dominan dan sedikit input kemudi.

"Hypercar memang tidak dirancang untuk dikendarai di salju dan es, namun kami tetap menguji secara ekstensif. Ini penting untuk memastikan Tourbillon bekerja optimal dalam segala kondisi cuaca. Jika performanya setara dengan mobil lain, itu bukan lagi Bugatti." — Miroslav Zrncevic, Kepala Pengemudi Pengembangan Bugatti Rimac

Bugatti berencana memproduksi hanya 250 unit Tourbillon, dengan pengiriman pertama dijadwalkan akhir tahun ini. Dengan pengujian ekstensif ini, hypercar ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemewahan, tetapi juga unggul dalam performa di berbagai kondisi.

Sumber: CarScoops