Goop Kitchen Meluncur di New York: Tanpa Restoran Fisik, Fokus pada Pesanan Daring

Lima tahun setelah debut pertamanya di California, Goop Kitchen milik Gwyneth Paltrow kini resmi hadir di New York. Rantai restoran cepat saji berbasis pengiriman ini berencana membuka tujuh lokasi baru di New York pada akhir 2026, dimulai dari Midtown West. New York dipilih karena menjadi wilayah dengan kesadaran merek Goop tertinggi di Amerika Serikat, menurut aktris pemenang Oscar tersebut.

Meskipun pesaing besar seperti Sweetgreen dan Chipotle tengah kesulitan menarik pelanggan, Paltrow yakin Goop Kitchen mampu bersaing. "Harga kami hampir sama dengan restoran cepat saji lainnya, tetapi bahan, produk, rasa, dan presentasi kami jauh lebih unggul," katanya kepada Fast Company.

Tekanan dari Keluarga hingga Ekspansi Cepat

Paltrow mengakui adanya tekanan kuat dari keluarga dan teman-temannya di Pantai Timur untuk segera hadir. "Lebih mudah jika kami tetap fokus menyelesaikan California, tetapi desakan mereka begitu kuat hingga akhirnya kami memutuskan untuk ekspansi ke sini," ujarnya.

Saat ini, Goop Kitchen memiliki 14 gerai di California—tersebar di Los Angeles dan Bay Area—dengan tiga juta pesanan telah tercatat. Mereka menargetkan 25 gerai di seluruh AS pada akhir 2026, termasuk gerai pertama yang memungkinkan makan di tempat. Lokasi pertama di New York akan tersebar di East Williamsburg, Upper East Side, dan Flatiron, dengan jangkauan pengiriman 1–3 mil.

Kampanye "To New York With Love" untuk Menyambut Kedatangan

Untuk merayakan ekspansi ke New York, Goop Kitchen meluncurkan kampanye bertajuk "To New York With Love", yang menampilkan Paltrow bersama tokoh-tokoh terkenal New York, seperti penari balet Jovani Furlan, pemain basket New York Liberty Jonquel Jones, dan kreator konten Coco Schiffer. Kampanye ini akan disiarkan di Instagram, TikTok, serta iklan luar ruang lokal.

"Kami memiliki Gwyneth sebagai inspirasi Upper East Side, tetapi kampanye ini juga menjadi surat cinta untuk New York dengan melibatkan seniman, kreator lokal, dan atlet," ujar Jena Wolfe, Wakil Presiden Pemasaran Goop Kitchen.

Model Bisnis Tanpa Restoran Fisik: Fokus pada Pesanan Daring

Goop Kitchen menerapkan model "ghost kitchen" atau "digital kitchen", yang tidak memiliki ruang makan fisik dan mengandalkan pesanan daring serta pengiriman. Industri ini mencatat pertumbuhan pesanan daring sebesar 4% dalam setahun terakhir, melampaui permintaan makan di tempat. Meskipun demikian, ekspansi Goop Kitchen di pasar restoran kompetitif seperti New York terasa berlawanan dengan tren saat ini.

Sweetgreen memprediksi penurunan penjualan sebesar 2–4% pada 2026, sementara Chipotle memperkirakan penjualan akan datar. Meskipun begitu, Goop Kitchen optimis dengan konsepnya yang menawarkan kualitas premium dengan harga bersaing.

Target 25 Gerai dalam Tiga Tahun

Dengan tiga juta pesanan yang telah tercatat di California, Goop Kitchen kini mempercepat ekspansinya. Mereka berencana memiliki 25 gerai di seluruh AS pada akhir 2026, termasuk gerai pertama yang memungkinkan makan di tempat. Model bisnis ini terbukti efektif di tengah persaingan ketat industri restoran cepat saji.