Twingo Jadi Safari Mini: Hatano Hadirkan C’eLavie Cross dan 1985
Tuner otomotif asal Jepang, Hatano Automobile, kembali mengejutkan dengan mengubah Renault Twingo generasi ketiga menjadi mobil safari yang terlihat gagah. Dua varian terbaru, C’eLavie Cross dan C’eLavie 1985, mengusung desain retro yang terinspirasi dari era 1980-an, khususnya Porsche 911 Dakar.
C’eLavie Cross: Safari Urban dengan Sentuhan Plastik
Varian C’eLavie Cross dirancang untuk tampil tangguh dengan bodi yang lebih lebar, bumper khusus, serta spoiler atap besar. Bagian depan dilengkapi lampu bundar bergaya reli yang terintegrasi dengan bumper. Perbedaan mencolok ada pada penggunaan pelindung plastik tebal di bagian bawah bodi, mirip pelat pelindung (skid plate), serta velg hitam berdesain "turbofan" dengan ban grip tinggi.
Modifikasi ini juga mencakup suspensi yang dinaikkan, menjadikan Twingo berwarna beige ini tampak seperti miniatur mobil safari perkotaan. "Kami ingin menciptakan sesuatu yang tidak biasa dari mobil kota sederhana ini," ujar perwakilan Hatano.
C’eLavie 1985: Retro Sport dengan Sentuhan Modern
Sementara itu, C’eLavie 1985 lebih fokus pada performa di jalan raya. Mobil ini menggunakan velg lebih besar, trim karbon, serta grafis oranye di atas cat biru. Dua knalpot belakang melengkapi tampilan agresifnya. Varian ini berbasis Renault Twingo GT, yang sudah memiliki mesin turbo 900cc bertenaga 109 hp dan suspensi yang lebih sporty.
Dari Konsep ke Produksi Terbatas
Kedua varian ini pertama kali diperkenalkan dalam Tokyo Auto Salon 2024 sebagai konsep menarik. Namun, di Automobile Council 2026, Hatano mengumumkan rencana produksi terbatas dengan target hanya 20 unit. Saat ini, lima pesanan telah diterima, dan dua unit sudah dikirimkan ke pemiliknya.
Opsi Modifikasi untuk Meningkatkan Performa
Hatano menawarkan beberapa opsi modifikasi untuk meningkatkan tenaga dan handling Twingo:
- Peningkatan mesin hingga 138 hp dengan biaya sekitar €1.540 (Rp26 juta).
- Suspensi Bilstein coilover untuk handling lebih baik, dihargai €1.350 (Rp23 juta).
- Konversi mesin V6 3.5L (asal Nissan) yang pernah dipertimbangkan, namun saat ini masih dalam tahap konsep.
Harga Paket Modifikasi Dimulai dari Rp125 Juta
Paket modifikasi dasar untuk C’eLavie Cross dan 1985 dimulai dari ¥1,35 juta (Rp125 juta). Harga ini belum termasuk biaya modifikasi mesin atau suspensi tambahan. Jika konversi V6 benar-benar direalisasikan, biayanya diprediksi akan jauh lebih tinggi.
"Renault Twingo adalah kanvas sempurna untuk kreativitas. Dengan modifikasi ini, kami ingin membuktikan bahwa mobil kecil pun bisa memiliki karakter besar," kata perwakilan Hatano.
Twingo Generasi Ketiga: Dari Mobil Kota ke Safari Mini
Renault Twingo generasi ketiga, yang diluncurkan pada 2014, dikenal dengan desain retronya yang terinspirasi dari Twingo asli tahun 1992. Meskipun generasi terbaru telah hadir, Hatano memilih untuk memodifikasi generasi sebelumnya karena lebih mudah diakses dan memiliki komunitas penggemar yang kuat.
Dengan hadirnya C’eLavie Cross dan 1985, Hatano tidak hanya menawarkan modifikasi visual, tetapi juga performa yang lebih sporty. Meski hanya diproduksi terbatas, kedua varian ini menjadi bukti bahwa mobil kota kecil pun bisa disulap menjadi karya otomotif yang memukau.