Kopi Telur Kian Populer, Tapi Berisiko bagi Kesehatan
Kopi telur kini tengah menjadi tren di media sosial, khususnya TikTok. Minuman ini dibuat dengan mencampurkan kuning telur yang dikocok, gula, dan susu kental manis, lalu disajikan di atas kopi atau espresso. Meskipun tampilannya menggoda, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan serius yang mengintai.
Risiko Kontaminasi Salmonella dari Telur Mentah
Salah satu kekhawatiran utama dari kopi telur adalah penggunaan telur mentah atau setengah matang dalam pembuatannya. Banyak resep yang merekomendasikan penggunaan kuning telur mentah, yang berpotensi mengandung bakteri Salmonella.
"Mengonsumsi kopi telur dengan kuning telur mentah atau setengah matang memang membawa risiko salmonella yang tidak boleh dianggap remeh," ujar Michelle Routhenstein, ahli diet pencegahan kardiovaskular dari Entirely Nourished.
"Kopi panas biasanya tidak mencapai suhu yang cukup untuk mematikan bakteri pada telur dan mengurangi risiko kontaminasi," tambahnya.
Infeksi Salmonella dapat menyebabkan gejala seperti diare, demam, dan kram perut dalam hitungan jam hingga hari setelah terpapar. Meskipun sebagian besar orang pulih tanpa pengobatan, infeksi ini dapat lebih berbahaya bagi kelompok tertentu, seperti lansia, ibu hamil, dan mereka dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
Kadar Gula dan Lemak Jenuh yang Tinggi
Selain risiko keamanan pangan, kopi telur juga memiliki kekurangan dari segi nutrisi. Minuman ini biasanya dibuat dengan susu kental manis dan tambahan gula, yang meningkatkan kandungan kalori dan gula secara signifikan. Kombinasi dengan kuning telur juga dapat menambah asupan lemak jenuh yang cukup tinggi.
"Kita perlu memperhatikan asupan lemak jenuh yang bisa ditambahkan dari kopi telur ini," kata Routhenstein. "Kuning telur dan susu kental manis mengandung beberapa gram lemak jenuh, yang jika dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan kadar apoB dan LDL dalam darah."
Cara Membuat Kopi Telur yang Lebih Aman
Untuk mengurangi risiko kesehatan, ahli merekomendasikan beberapa langkah sederhana dalam pembuatan kopi telur:
- Gunakan kuning telur yang dimasak untuk membunuh bakteri Salmonella.
- Ganti susu kental manis dengan susu rendah lemak atau susu almond tanpa gula tambahan.
- Kurangi penggunaan gula atau gunakan pemanis alami seperti madu atau stevia.
- Pastikan kopi yang digunakan benar-benar panas untuk membantu mematikan bakteri.
Sejarah dan Variasi Kopi Telur
Meskipun kini viral di media sosial, kopi telur sebenarnya bukanlah minuman baru. Beberapa variasi kopi telur telah ada selama beberapa dekade, seperti:
- Cà phê trứng (Vietnam): Kopi telur khas Vietnam yang menggunakan kuning telur, gula, dan susu kental manis.
- Swedish egg coffee: Kopi yang dimasak dengan telur untuk mengurangi rasa pahit.
- Zabaglione al caffè (Italia): Minuman Italia yang terbuat dari kuning telur, gula, dan kopi.
Namun, terlepas dari popularitasnya, penting untuk tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan dalam mengonsumsi kopi telur.