Polymarket dan Kalshi: Dua Platform Berinvestasi di Kontrak Abadi
Polymarket mengumumkan hari ini bahwa kontrak abadi (perpetual contracts) akan hadir di platformnya, sekaligus membuka pendaftaran awal bagi pengguna. Sementara itu, Kalshi dilaporkan tengah mempersiapkan penawaran crypto perpetual futures di Amerika Serikat. Dua langkah ini menegaskan tren baru dalam industri crypto: penggabungan antara perdagangan spekulatif dan pasar prediksi.
Hyperliquid: Inovasi Kontrak Abadi Tanpa Izin
Hyperliquid, melalui proposal peningkatan HIP-4, mendukung perdagangan token hasil (outcome token) bersamaan dengan kontrak abadi yang sudah berjalan di mainnet. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk membuka kontrak dengan biaya rendah, tetapi menimbulkan biaya tinggi saat menutupnya. Hal ini dirancang untuk menjaga pengguna tetap berada dalam siklus spekulatif yang berkelanjutan.
Hyperliquid mencatat volume kontrak abadi senilai $191 miliar dalam 30 hari terakhir, dengan pendapatan $61 juta dan open interest sekitar $7,35 miliar. Ini setara dengan tingkat biaya kotor sekitar 3,1 basis poin. Sementara itu, Clear Street memperkirakan volume pasar peristiwa pada 2026 akan mencapai $96 miliar untuk Kalshi dan $84 miliar untuk Polymarket, dengan tingkat pengambilan (take rate) masing-masing sekitar 2% dan 0,5%.
Perbandingan Pendapatan: Kontrak Abadi vs. Pasar Peristiwa
- Kalshi: 200 basis poin per dolar nominal
- Polymarket: 50 basis poin per dolar nominal
- Hyperliquid: 3,1 basis poin per dolar nominal
Perbedaan ini menunjukkan bahwa pasar peristiwa menghasilkan pendapatan jauh lebih tinggi per dolar yang diperdagangkan dibandingkan kontrak abadi. Kontrak abadi menarik pengguna dengan siklus perdagangan yang cepat dan berulang, sementara pasar peristiwa menawarkan margin yang lebih tinggi.
Tren Menuju Siklus Perdagangan Singkat dan Berulang
Menurut laporan Financial Times pada Maret, kontrak crypto dengan durasi 5 menit dan 15 menit di Polymarket dan Kalshi menghasilkan volume perdagangan harian sekitar $70 juta dan mendominasi lebih dari separuh aktivitas perdagangan di platform tersebut. Dominasi kontrak jangka pendek ini menjelaskan mengapa Hyperliquid memasukkan kontrak biner HYPE dengan periode penyelesaian 3 menit dalam dokumen testnet-nya.
Setiap platform besar kini bergerak menuju siklus perdagangan yang lebih singkat, dapat diulang, dan lebih mudah dimonetisasi. Hyperliquid, misalnya, membangun identitasnya melalui kontrak abadi tanpa izin dan order book terdalam di crypto. Protokol HIP-3 di mainnet-nya memungkinkan pengembang untuk menerapkan kontrak abadi kustom tanpa persetujuan.
Kalshi: Dari Pasar Peristiwa ke Kontrak Abadi Crypto
Kalshi membangun posisinya melalui kontrak peristiwa yang diatur di bawah pengawasan CFTC. Platform ini menjalankan prediksi crypto dengan horizon mingguan dan bulanan. Baru-baru ini, Kalshi memenangkan pertempuran hukum federal ketika Pengadilan Sirkuit Ketiga memutuskan bahwa hukum derivatif federal mengesampingkan upaya New Jersey untuk memblokir kontrak peristiwa olahraga Kalshi.
Kini, Kalshi dilaporkan bersiap menambahkan crypto perpetual futures, membawa produk leverage yang selalu aktif ke dalam ekosistemnya. Langkah ini menunjukkan bahwa platform tidak hanya fokus pada pasar peristiwa, tetapi juga berekspansi ke instrumen derivatif crypto lainnya.
Masa Depan: Apakah Ini Awal dari Aplikasi Judi Super?
Perkembangan ini mengarah pada terciptanya apa yang disebut sebagai aplikasi judi super—platform yang menggabungkan berbagai jenis perdagangan spekulatif dalam satu ekosistem. Dengan kontrak abadi, token hasil, dan pasar peristiwa, pengguna dapat terus bertransaksi tanpa harus keluar dari aplikasi.
Pump.fun, misalnya, telah berevolusi selama beberapa tahun menjadi lingkungan perdagangan sosial. Pengguna dapat menjelajahi koin, mengikuti kreator, menonton siaran langsung, dan menukar token tanpa meninggalkan aplikasi. Semua platform ini memiliki satu kesamaan: menjaga pengguna tetap berada dalam siklus spekulatif yang berkelanjutan.
Dengan biaya keluar yang tinggi dan siklus perdagangan yang semakin singkat, masa depan perdagangan crypto tampaknya semakin terfokus pada monetisasi yang lebih agresif dan keterlibatan pengguna yang lebih dalam.