Damon Jones, mantan pemain dan asisten pelatih NBA, pada Selasa (16/7) resmi mengaku bersalah dalam kasus perjudian federal yang melibatkan sejumlah mantan pemain basket profesional. Ia menjadi pihak pertama yang mengaku bersalah dalam skandal ini.

Pengakuan bersalah Jones disampaikan di pengadilan federal New York. Ia didakwa atas dua tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan kawat. Tuduhan pertama terkait taruhan olahraga daring yang dimudahkan Jones dengan memberikan informasi mengenai pemain NBA yang berisiko tidak bermain. Tuduhan kedua berkaitan dengan perannya dalam menarik pemain poker amatir untuk bergabung dalam permainan curang yang melibatkan kelompok kejahatan terorganisir.

Menurut jaksa penuntut, Jones bertindak sebagai "kartu utama" untuk menarik pemain lemah atau tidak berpengalaman (disebut "fish") ke dalam permainan poker yang telah diatur. Permainan ini juga diketahui terhubung dengan beberapa keluarga mafia.

Dalam kasus taruhan olahraga, jaksa menyatakan bahwa Jones termasuk pihak yang meneruskan informasi rahasia pertandingan NBA kepada orang lain untuk membantu taruhan. Tuduhan serupa juga dilayangkan terhadap Terry Rozier terkait masa baktinya di Charlotte Hornets. Sebagai imbalan, Jones menerima sejumlah uang tetap atau bagi hasil dari keuntungan taruhan.

Tindakan Jones terjadi pada musim NBA 2022–2023 dan 2023–2024. Saat itu, Jones menjabat sebagai asisten pelatih Los Angeles Lakers.

Jaksa juga mengumumkan rencana untuk menambahkan tuduhan terhadap Rozier, yang diduga menerima suap terkait informasi rahasia pertandingan. Tuduhan ini didasarkan pada pernyataan seorang pengacara yang dikutip oleh The Athletic.

Sumber: Defector