Trump Perintahkan Penelitian Psikedelik untuk Kesehatan Mental
Podcaster ternama Joe Rogan, yang mendukung Donald Trump dalam pemilu 2024, mengungkapkan bahwa ia baru-baru ini mengirimkan informasi kepada presiden mengenai ibogaine, sebuah zat psikedelik yang diklaim efektif mengatasi kecanduan, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan masalah psikologis lainnya.
"Pesan balasan datang," kata Rogan saat Trump menandatangani perintah eksekutif untuk "mempercepat pengobatan medis bagi penyakit mental serius."
Menurut Rogan, Trump membalas: "Sounds great. Do you want FDA approval? Let's do it."
Perintah Eksekutif dan Dana Penelitian
Perintah tersebut memerintahkan FDA untuk mempercepat proses persetujuan obat-obatan psikedelik, termasuk ibogaine, dengan menyediakan dana minimal $50 juta dari anggaran yang ada untuk program penelitian negara bagian. FDA juga diminta bekerja sama dengan Departemen Urusan Veteran dalam uji klinis.
Selain itu, Trump mendorong akses lebih luas melalui Right to Try Act, yang memungkinkan pasien menggunakan obat eksperimental jika telah gagal dengan pengobatan konvensional. Namun, obat tersebut harus telah menyelesaikan uji klinis Fase I, yang saat ini belum terpenuhi untuk ibogaine.
Ibogaine dan Uji Klinis Pertama di AS
Komisioner FDA Marty Makary mengumumkan persetujuan "izin investigasi obat iboga pertama", yang membuka jalan bagi uji klinis manusia pertama di Amerika Serikat. Langkah ini didukung oleh program penelitian senilai $50 juta yang disetujui Texas tahun lalu, dengan hibah pencocokan untuk studi swasta.
Dukungan terhadap Terapi Psikedelik
Perintah eksekutif Trump menekankan peningkatan angka bunuh diri di AS selama dua dekade terakhir, terutama di kalangan veteran. Ia menyebut ibogaine dan psikedelik lainnya sebagai "pilihan menjanjikan" bagi mereka yang menderita penyakit mental berat.
FDA telah menetapkan MDMA dan psilocybin sebagai "terapi terobosan", yang diharapkan dapat mempercepat proses persetujuan. Namun, pengalaman dengan MDMA menunjukkan bahwa status tersebut tidak menjamin persetujuan cepat.
Voucher Prioritas Nasional untuk Psikedelik
Perintah Trump juga memerintahkan FDA untuk menerbitkan "voucher prioritas nasional" bagi psikedelik yang diakui sebagai terapi terobosan. Program ini, yang diumumkan FDA pada Juni lalu, menargetkan waktu review regulasi hanya 1-2 bulan dibandingkan 6 bulan atau lebih.
Makary menyatakan bahwa FDA akan menerbitkan voucher untuk tiga psikedelik pekan ini. "Saya senang mengumumkan reformasi bersejarah untuk mempercepat akses terhadap penelitian dan pengobatan medis berbasis psikedelik," kata Trump saat menandatangani perintah tersebut.
Tantangan dan Kontroversi
Meskipun langkah ini disambut positif, efektivitas ibogaine dan psikedelik lainnya masih menjadi perdebatan. Beberapa ahli mengingatkan akan risiko efek samping dan kurangnya data klinis yang memadai. Selain itu, proses regulasi yang dipercepat juga memunculkan kekhawatiran akan keamanan pasien.
Namun, dukungan dari tokoh publik seperti Rogan dan inisiatif pemerintah menunjukkan tren yang berkembang dalam penerimaan terapi alternatif untuk kesehatan mental.