Nebraska menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang menerapkan syarat kerja bagi penerima Medicaid, tujuh bulan lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan. Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan One Big Beautiful Bill Act yang disahkan semasa pemerintahan Presiden Donald Trump.
Dengan aturan baru ini, sekitar 70.000 warga Nebraska berusia di bawah 65 tahun yang menerima Medicaid melalui program perluasan cakupan berisiko kehilangan jaminan kesehatan mereka.
Syarat kerja tidak efektif meningkatkan partisipasi kerja. Sebaliknya, beban administratif yang ditimbulkan justru berpotensi mendorong pencabutan akses layanan kesehatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Mayoritas penerima Medicaid yang tidak menerima Supplemental Security Income (SSI) justru sudah bekerja penuh atau paruh waktu. Hal ini menunjukkan bahwa narasi mengenai syarat kerja sebagai solusi untuk mendorong partisipasi kerja adalah tidak akurat.
Para ahli menyerukan pencabutan syarat kerja. Center on Budget and Policy Priorities menekankan bahwa tidak ada cukup waktu untuk menerapkan sistem yang lebih manusiawi sebelum kebijakan ini diberlakukan. Lembaga tersebut mendesak agar syarat kerja segera dibatalkan. Jika tidak, negara bagian diminta untuk mendapatkan lebih banyak waktu guna memastikan kebijakan, sistem, dan perencanaan staf yang memadai agar dampak pencabutan layanan kesehatan terhadap warga yang layak dapat diminimalisir.
Nebraska menerapkan syarat kerja ini jauh sebelum tenggat waktu 1 Januari 2027. Padahal, aturan interim dari Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Robert F. Kennedy Jr., baru akan dirilis pada Juni 2025. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai standar yang akan digunakan dalam penilaian kelayakan kerja.
Seorang profesor dari Universitas Georgetown, Edwin Park, sebelumnya telah menyoroti kerentanan kelompok disabilitas terhadap kebijakan ini. Menurutnya, tidak ada negara bagian yang mampu melindungi kelompok disabilitas dari dampak pemotongan anggaran Medicaid senilai hampir $1 triliun yang disahkan oleh Partai Republik.
Kelompok yang dikecualikan dari syarat kerja meliputi individu dengan penyakit kronis dan ibu hamil. Namun, daftar kondisi yang memenuhi syarat untuk pengecualian tidak mencakup semua kondisi kesehatan serius. Salah satu yang tidak tercantum adalah Long Covid, suatu kondisi pasca-infeksi yang dapat sangat membatasi kemampuan seseorang untuk bekerja.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Nebraska menyatakan bahwa pengecualian akan dievaluasi setiap enam bulan. Meskipun demikian, tidak semua kondisi kesehatan serius tercantum dalam daftar tersebut, sehingga berisiko mengecualikan kelompok yang sebenarnya membutuhkan perlindungan.
Saat ini, seluruh negara bagian menantikan bagaimana penerapan syarat kerja Medicaid yang dianggap keras ini akan berlangsung di seluruh Amerika Serikat.